Tuesday, December 31, 2019

2019

Tahun yang penuh cerita, kebahagiaan, kejutan, hal tak disangka

Banyak hal baru yg aku alami tahun ini

Banyak pelajaran baru yg aku dapetin di tahun ini
Banyak teman, sahabat, keluarga yg aku temui tahun ini

Terimakasih untuk pelajaran, pengalaman, cerita tahun ini

Terimakasih juga untuk Aku yang sudah melewati dinamika tahun ini.

Bismillah 2020




Bandung, 31 Desember 2019. 22.04

Saturday, August 3, 2019

Aku suka ulangtaun, tapi aku benci hari ulangtaun.

Aku suka ulangtaun karna aku merasa bersyukur masih diberi kesempatan oleh-Nya mencari pahala untuk bekal nanti. 

Aku suka ulangatun karna ajang untuk kembali bersilaturahim dengan teman lama yg mengucapkan.

Aku suka ulangtaun karna banyak doa yang dipanjatkan untukku. 

Simplenya,
Aku suka ulangtaun karna aku suka tiup lilin.
Aku suka ulangtaun karna aku suka kue ulangtaun, manis. 
Aku suka ulangtaun karna orang orang sekedar bernyanyi "happy birthday" untuk ku. 

Tapi

Aku benci hari ulangtaun.
Kenapa? 
Karna aku selalu memikirkan hal hal yang belum terjadi di hari ulangtaun. 
Memikirkan apa saja yg akan terjadi di hari ulangtaun.
Banyak harapan dan ekspektasi yang dibuat sebelum hari ulangtaun. 

"Yang ngucapin pertama pasti Dia, pasti."
"Dia pasti ngucapin"
"Dia pasti nyanyi buat aku" 
"Temen temen aku pasti semua nya ngucapin, secara mereka pasti ingat tgl ulangtaun ku yang bagus"

Dan masih banyak ekspektasi dan harapan yang aku pikirkan sebelum hari ulangtaun. 

Nyatanya? 
Ga sesuai harapan, 

Si Dia bukan yang pertama, 
Si Dia ga ngucapin,
Si Dia boro boro nyanyi, inget aja kaga,
Temen2 yg ngucapin, ya yang itu itu aja tiap taun. 

Ya itulah benci nya aku ke hari ulangtaun. 

Atau 

Aku benci diri sendiri, karna harapan dan ekspektasi yang aku buat sendiri? 

Selamat ulangtaun, Tania. 



Jatinangor, 5 Mei 2019

Tuesday, June 4, 2019

I hate myself.

Wajar aku dibenci banyak org.
Wajar aku diomongin banyak org.
Wajar aku dinyinyirin banyak org.

Aku aja kesel dan benci ama diri sendiri.

WHO AM I?!?!?

Kadang aku berinteraksi sama diri sendiri. 

Seakan akan aku sedang memainkan skenario setiap harinya.
Tania Sehat dan Tania Sakit adalah peran utama nya, dan aku adalah sutradaranya. 

Mereka saling berinteraksi, 
yg satu bilang "Tania ayo dong balik kaya dulu" yg satu lagi bilang "Gamau ah males pgn beli treuk."

Kadang Tania Sehat ngajak untuk kuliah, tapi Tania Sakit bilang "pikiran kamu lagi sakit tan, gabisa dipaksain buat kuliah."
(((Ini salahsatu faktor aku jarang msk kuliah)))

Tania Sakit itu jahat. 
Tania Sakit itu pemalas. 
Tania Sakit itu negatif.
Selalu merencanakan hal hal malas dan jahat setiap harinya.

Aku sampai saat ini gatau siapa aku. 
Gatau aku ingin dikenal org spt apa.
Apakah dikenal sebagai Tania yang pendiam? 
Apakah dikenal sebagai Tania yang banyak omong? 
Apakah dikenal sebagai Tania yang pemurung? 
Apakah dikenal sebagai Tania yang ceria?
Apakah dikenal sebagai Tania yang terbuka atau tertutup

Aku gabisa nentuin aku adalah Tania yang seperti apa, karna aku gakenal siapa sih Tania itu. Seperti apa Tania itu. 


Karna aku yang seperti itu, aku benci sama diri sendiri yang gakenal siapa aku sebenarnya.. 



Bandung, 6 April 2019

Monday, January 28, 2019

Amanah

Aku orang yang tidak percaya dengan kemampuan diriku sendiri.
Aku selalu menganggap kemampuanku dibawah orang lain.
Aku selalu menganggap aku 'tak kan bisa'.
Aku tidak pernah mau melakukan sesuatu jika tidak didorong oleh orang lain.
Aku tidak pernah melakukan sesuatu jika tidak ada kepercayaan dari orang lain.
Aku hanya butuh itu.
Dorongan dan Kepercayaan.
Katanya, amanah tidak akan salah mengambil pundak.
Amanah yang menguatkan pundak kita.
Semoga amanah ini bisa membuat Aku lebih percaya dengan kemampuan yang Aku miliki dan membuat Aku berfikir kalau Aku bisa.
Bismillah



Bandung, 12 Januari 2019 0.38

:)

Aku suka caramu berbicara,
Aku suka caramu menghadapi masalah,
Aku suka caramu bercerita,
Aku suka caramu memberi solusi,
Aku kagum pada masa lalumu,
Aku kagum pada tulisan tulisan indahmu.
Tapi dibalik itu semua,
Kau pembohong. Kau pintar menyembunyikan sesuatu. Kau curang.
Terimakasih telah mengenalkanku apa yang dinamakan jatuh cinta. Setiap jatuh pasti merasakan sakit, perih, dan kesedihan di akhir. Kau adalah orang pertama yang membuatku merasa special di mata orang lain. Sayangnya itu bohong, sakit rasanya.
Selamat berjuang Kau yang telah menjadi temanku dan kakaku. Semoga Kau diberikan yang terbaik dalam segala hal, aamiin.



Jatinangor, 10 Desember 2018. 00.12